Deru Debu Tebu


Siang terasa terik namun kuabaikan
seperti debu yang mengitariku
kubiarkan lalu lalang terhempas angin
aku menatap jauh kedepan
memandangi bunga tebu yang menari tertiup angin
Hamparan tebu begitu luasnya
dapat kurasakan manisnya walau hanya memandang

deru debu tebu
ditempat inilah aku hidup
mengadu nasib nun jauh dari keramaian
dan hingar bingar kota...
ditempat ini juga kutemukan tambatan hati..
hingga beranak pinak..
ditempat inilah kusandarkan harapanku..
masa depanku...
ditempat inilah aku mengabdi
Gunung Madu...

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...